Laman

Tampilkan postingan dengan label Sok Wais. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sok Wais. Tampilkan semua postingan

31 Oktober 2011

Prasangka dan Penghakiman

Hal yang paling sering saya lakukan adalah membuat penilaian tentang sesuatu. Saya ogah membaca novel “Laskar Pelangi” karena alasan penilaian pribadi.  Demikian tak sukanya sampai saya cenderung menjelek-jelekkan. Fitnah, barangkali kalau mau dikatakan dengan kasar. Saya berdalih tulisan Andrea Hirata terlalu menggurui dengan membuat banyak deskripsi, lalu saya sambung bahwa saya mau membaca novel bukan diktat kuliah. Berlanjut, saya bilang Andrea Hirata bukanlah seorang sastrawan, bagaimana mau dikata kalau yang ia tulis hanyalah diari yang dituangkan dalam sebuah tulisan deskriptif. Buku itu hanya cerita yang bisa ditemui siapa saja di negeri ini. Kalau buku itu menggugah, tak ada beda dengan motivator ulung yang saya katai sok tahu. Kalau buku itu best seller, itu karena sang penulis berulang kali diundang acara bincang-bincang di sebuah stasiun televisi berita. Yang tidak saya sebutkan bahwa tidak semua orang mau juga mampu menuangkan pengalamannya dalam bentuk tulisan.
Menyangkal apa yang kita ketahui akhirnya akan memangsa kita sendiri mentah-mentah sampai habis.

12 Juli 2010

real dan rapalan doa..

Saya sering melontarkan banyak anekdot kepada teman-teman saya sekedar untuk beremeh-temeh. kebanyakan anekdot yang saya lontarkan saya ulangi berkali-kali karena persediaan anekdot saya sebetulnya hanya sedikit. salah satu anekdot yang sering saya lontarkan adalah kisah tentang seorang pengelana, harimau, dan Doa. Anekdotnya seperti ini.
" Suatu waktu ada seorang pengelana yang tersesat

01 Maret 2009

nasihat real yang pertama


dude,......
kamu pernah merasa ga, kalau apa yang kamu lakuin itu percum. tak bergun.?
kamu pernah merasa ga, suatu saat kamu berbuat sesuatu tapi kamu ga dapet apa-ap?
kamu pernah merasa ga, kalau kamu ngelakuin sesuatu ga ada manfaatnya buat kamu alih-alih buat orang lain?
aku mau sok tahu neeh, dude...
boleh kan?boleh lah!?
menurutku neeh,..
apa-apa yang kita lakuin harus buat kita sendiri!!
jangan pernah melakukan sesuatu karena orang lain atau untuk orang lain!!
"terus kalo mau nolongin orang lain gimana?"
nah itu dia masalahnya,dude...
aku mau balik tanya, kemaren-kemaren kamu ngelakuin sesuatu dengan objek orang lain(entah dimintai tolong,disuruh,dipaksa,atau apa pun) buat kamu sendiri atau buat dia?
"kalo terpaksa,gimana?"
coba cari alasan kenapa kamu terpaksa, lalu coba kamu pikir hubungannya ma kamu.
dude,...
kalo mau nolongin orang itu...
lakuin karena kamu suka, kalo ga suka tinggalin ajah
kalo ga bisa ninggalin, coba cari manfaatnya buat kamu.
satu lagi: kalo kamu ngelakuin sesuatu cuma buat dirimu sendiri, kamu gak akan pamrih.
biar udah ngeluarin duit segebyok, keringat segentong kamu gak kan merasa rugi.
karena kamu ngerasa itu buat kamu sendiri.
terus kamu juga bisa dapet manfaat ato hikmah dari setiap apa yang kamu lakuin, ya buat dirimu sendiri